“Indahnya Bali….”
June 10th, 2011 .
Keindahan Bali….kesan bagi setiap/ribuan orang yang pernah mengunjunginya tentulah akan berbeda, tergantung dari bagaimana masing-masing orang memaknai kesan yang dirasakan..
Berkunjung ke Bali…rasanya selalu ingin terulang dan berulang kembali, daya pikat begitu kuat melekat ..seolah mengajak setiap orang datang dan datang lagi. Rasa penasaran akan keindahan panorama alam begitu menggoda orang untuk berkunjung. Daya pikat ke-khas an budaya tak dipungkiri pula sebagai salah satu magnet perangsang orang untuk terayu datang menikmati sajian pertunjukkannya.
Kesan Pertama setiap orang yang pertama kali datang ke Bali…tentu akan terbersit kata ” Wow…Fantastik, Amazing, Beautiful, So Sweet…” semua terekam dari begitu berduyun-duyunnya orang dari berbagai sisi belahan bumi di dunia ini..yang begitu terpesona dan terkesima menikmati keindahan Bali. Termasuk saya yang sejak kecil mendamba untuk bisa menginjakkan kaki wisata di Bali…dan terwujud ketika dewasa saat kini.
Begitu indahnya pesona pulau dewata ini…hingga untuk saya kadang seperti lelucon kelucuan ..ketika melihat dan memperhatikan dialog dalam adegan film barat yang mengatakan ” I want to go to Bali….” tanpa menyertakan kata Indonesia… Lucu, sepertinya Bali adalah sebuah negara/kepulauan yang berada di luar Indonesia. Ini sebuah bukti bahwa begitu luar biasa daya pikatnya, sehingga orang asing menganggap Bali sebagai suatu Pulau Indah..khusus keberadaannya..terpisah dari Indonesia.
Keindahan Bali, secara kasat mata mungkin kesan pertama yang membuat terkesan adalah Keindahan Panorama Alamnya. Pantai-pantai , lautan yang terbentang luas mengelilingi kepulauan tersebut begitu membiru menawan. Gunung , Bukit serta Danau begitu menghijau dan syahdu. Suasana Indah ini hingga menginspirasi seorang Penyanyi ‘Ebiet G.A.D.’ yang begitu Romantis menyuarakan keindahan Bali melalui Lirik dan Nada lagunya. Seperti Penggalan syair lagu Camelia …”…. Gemuruh Ombak di pantai Kuta..,Sejuk- lembut angin di Bukit Kintamani..Gadis-gadis kecil,menjajakan cincin..Tak mampu mengusir kau yang manis…” . Syair yang menunjukkan keindahan alam Bali yang dibumbui dengan Romantika pencintaan. Ini pun menjadi nilai plus yang membuat orang semakin penasaran akan keindahan Bali.
Keindahan itu tidak dengan sendirinya lestari…tanpa adanya prilaku masyarakat yang mencintai dan begitu menjaga keindahannya sepanjang masa. Memperhatikan sikap mereka dalam berpakaian, berbudaya dan kehidupan kesehariannya..sungguh menakjubkan. Mereka setia berpakaian adat dalam keseharian sebagai simbol inilah ‘Orang Bali’ , begitupun makanan/kuliner yang tersedia begitu membumi dengan budaya orang Bali sendiri..sehingga siapapun yang berkunjung akan tergiur mencicipi kuliner khas bali. cukup membanggakan sikap menjaga kelestarian budaya dan segala aspeknya hingga tak lekang oleh waktu, dari dulu hingga sekarang.
Betapa prilaku masyarakat dijaga begitu abadi untuk bersama-sama seiring dengan pemerintahannya menunjukkan ‘Ke-Bali- an’ nya Bali itu sendiri, lewat pelestarian Bangunan Adat, Pura-Pura Peribadatan yang terbuat khas Bali dengan keindahan bebatuan. Bagaimana Gazebo bernuansa Bali menjadi pemikat orang ketika di Bali…dan pada akhirnya menginspirasi para arsitek yang kreatif menciptakan model knockdown reflika bangunan ala Bali tersebut.
Kemampuan menjadikan komersil segala sesuatu yang ada di ranah Bali…menjadi salah satu modal utama dalam menjadikan Bali semakin menarik hati setiap orang. Magic pun tak kalah menjadi objek yang dikemas secara apik dan luwes . Daya tarik magic dikemas menyatu dengan adat istiadat masyarakat serta kepercayaan dan keyakinan terhadap dewa-dewi yang begitu luhur, sehingga segala sesuatunya tampak terkemas menyatu utuh.Kita cukup familiar dengan ‘Leak’ yang cukup fenomenal..hingga menginspirasi sebuah film nasional.
Bila kita melihat sejarah Bali dalam sebuah buku tentang Change/Perubahan (Rhenald Kasali :2005:xxvii-xxviii)… pernah disinggung bahwa ada Raja Bali yang menjelma menjadi Change Maker yaitu ‘Tjokorda Gde Agung Sukawati’..dimana pada masanya sudah mempunyai inspirasi yang kuat untuk merubah Pulau Bali yang sekedar Indah..menjadi Pulau yang mampu menarik hati dan bertahan hingga saat ini, hanya dengan mengandalkan apa yang sudah ada sebagai ciptaan Yang Kuasa dan mengadalkan kesenian yang ada tanpa berinovasi. Dengan keinginan dan tekad yang kokoh berani membuat terobosan untuk cita-cita luar biasa pada masa itu. Berani mengambil langkah dengan mengundang secara terhormat para pesohor dunia untuk mengubah bali menjadi tempat yang luar biasa. Para Pelukis dunia yang berkunjung ke Bali (contohnya :Walter Spies) diundang ke Ubud dengan difasilitasi tempat tinggal dan keperluannya untuk mau tinggal lama di bali dengan kompensasi memberikan pengajaran seni lukis terhadap masyarakat bali yang sudah memiliki dasar jiwa seni. Sehingga tak kalah para pesohor Lukis dunia yang diundang seperti Rudolf Bonnet, Hanz Snell bahkan Antonio Blanco ikut mewarnai nuansa Lukis Bali. Hal menajubkan sekarang kita rasakan setiap menyentuh lukisan Bali yang sangat ekpresif dan multitema. Kita bisa merasakan sekarang bagaimana Lukisan Bali menjadi TradeMark juga bagi Bali…orang -orang merasa bangga memiliki lukisan Bali sebagai buah tangan seusai kunjungan ke Bali.
Keindahan Bali pun menyentuh hati secara personal maupun lembaga bahkan hampir semua Event Organizer ..untuk menjadikan Bali sebagai tempat penyelenggaraan pelatihan serangkai dengan refresh bagi para peserta pelatihan. Bagaimana Para Pramuwisata di Bali..begitu terlatih dan mahir dalam mempromosikan Bali…membuat terpikat setiap pengunjung. Itu semua tidak lepas dari sebuah Team Work masyarakat Bali dalam menciptakan ‘Indahnya Bali’…
Disiplin warga Bali dalam menjalankan rutinitas adat istiadat dan peribadatannya..begitu kuat. Takut akan Dewa ..membuat mereka taat mengikuti semua aturan adat dan peribadatan, Kutukan para Dewa…menjadi hal yang begitu mereka percayai adanya. Keyakinan mereka menumbuhkan sikap disiplin mereka. Tanpa Rekayasa…ketika orang berkunjung ke Bali..setiap pagi akan melihat orang-orang memberikan sesaji persembahan bagi para dewa. Pakaian adat yang dipergunakan begitu memukai berwarna cerah, menambah ayu para wanita Bali ketika mengenakannya. Disiplin warga Bali terlihat dalam kebiasaan berjualan di sekitar wilayah yang dilalui oleh pengunjung, begitu tertata rapi tanpa mengganggu ketertiban kota. Kesadaran masyarakat akan keindahan kota begitu tinggi, sehingga sangat mendukung pemerintah melayani Bali sebagai Kota Wisata. Penertiban Pasar..rasanya cukup berhasil disana, seperti pasar Sukowati 1 dan 2, begitu menyamankan bagi pengunjung dan pembeli…dengan menyuguhkan kekhasan Bali.
Dalam sebuah tulisan “Terangkanlah Secara Detail” oleh Prof. Ganjar Kurnia, dibahas tentang bagaimana Bali mengemas Budaya dan segala aspeknya secara ‘Kalangenan’ dan tidak perlu dijadikan profesi khusus (ketika turis datang, tinggal kumpul dan mulailah berkesenian….sementara kalau tidak ada turis, masyarakat kembali kepada ‘pekerjaannya’ masing-masing). dikatakan pula”…salah satu faktor yang menyebabkan wisata berkembang di Bali adalah Karfena Kesenian atau Upacara Adat lainnya’Hidup’ di masyarakat.Ada Turis atau tidak ada turis,kesenian tetap hidup. Kalaulah turis tidak ada, maka mereka akan menjalani hidup sesuai profesinya masing-masing.” Manajemen Pengelolaan Pertunjukkan di Bali mempunyai peran juga dalam menciptakan daya pikat Bali..dimana dalam manajemen pengelolaan pertunjukkan , dalam tulisan ini pula disebutkan …di bali tampilan pertunjukkan tidak artificial atau rekayasa…sehingga pengemasan pertunjukkan alamiah sesuai dengan adanya. Sebagai contoh; Bagaimana Upacara Ngaben disaksikan itulah realita yang dilihat pengunjung…karena jadwal kunjungan menyerasikan dengan event upacara ngaben yang biasa dilaksanakan oleh masyarakat Bali.
Semakin bertambah nyata adanya…’Indahnya Bali..’ , ketika majalah FEMINA ( 23/xxxix-11-17 Juni 2011) menceritakan bagaimana Magnet Bali menarik negara dengan teknologi super(Jepang) yang selalu merindukan tradisi dan budaya seperti halnya Bali. Kemampuan Bali berpromosi dengan ‘Bali Pray for Japan’ telah menyentuh warga Jepang Pascatsunami. Kutipan warga Indonesia yg lama menetap di Jepang-pun jelas menguatkan bagaimana indahnya Bali..memikat orang ;” Bali mungkin satu-satunya daerah yang penunjang pariwisatanya paling lengkap di Indonesia” . Penunjang pariwisata bisa kita lihat dengan adanya Bandara “Ngurah Rai” yang berstandart Internasional tetapi mempunyai ciri bangunan khas Bali..ini menjadi jendela kesegaran yang pertama kali dilihat oleh setiap pengunjung..dengan Gapura bebatuan begitu kental membawa pengunjung semakin dibuat penasaran memasuki pulau Bali. Kemampuan Bali mengemas pusat kerajinan khas bali-pun begitu tertata apik dan berseni…sehingga pengunjung-pun selain wisata belanja terpenuhi…wisata keindahan bangunan bali pun ternikmati. Dikatakan pula dalam majalah tersebut bagaimana keramahan orang Bali dalam menyambut wisatawan …sebagai contoh Orang Jepang yang berkarakter senang mengobrol..disambut dengan obrolan hangat orang Bali…ini menyenangkan buat mereka, mereka membandingkan dengan Hawaii yang tak ada suasana akrab mengobrol. Mereka merasa ada kedekatan psikologis , dimana orang Bali dengan orang Jepang sama menjunjung tinggi peninggalan adat dan budaya tradisional. Itu menjadi point plus untuk Bali sebagai tempat yang indah.
Begitulah Bali…dengan segala atribut yang melekat dalam bingkai keindahan, sungguh Indah dinikmati sebagai tujuan wisata dan refresh bagi siapa saja pecinta alam nan indah.
Jumat, 10 Juni 2011
sahabat
Sahabat
Sun, 11 juni 2011
By: Erti
Sahabat ...
Kata itu selalu ada dalam hati ini
Selalu tersimpan dalam lubuk hati ini
Bukan hanya sekedar kata
Tapi jauuuuuuh lebih dari itu
Ku anggap kalian lebih dari saudara
Jika saja perpisahan membuat kita jauh
Membuat kita seakan tak seakrab dulu
Tak ada yang perlu disalahkan
Waktu dan keadaan yang membuat jadi seperti sekarang ini
Kurangnya kebersamaan membuat kita retak
Membuat kita sedikit jauh
Membuat kita merasa tak saling peduli lagi
Membuat kita merasa seakan di cuekkan ,,, dan di acukan
Tapi... Itu semua salah besar
Yang harus kau tahu ...
Jauh didasar hati yang paling dalam
Aku sayang kalian
Kalian adalah segalanya ...
Dalam duka
Senang,,,
Sedih
Canda dan tawa telah kita lewati bersama
Dan nyatanya tanpa aku sadari kalian selalu ada buatku
Itulah yang membuatku tak akan pernah lupa dengan kalian ....
Walau waktu telah berlalu...
Walau kita tak pernah bersama lagi seperti dulu
Aku tak akan pernah lupa dengan persahabatan kita ....
Sulit dan amat teramat sulit menemukan sosok sahabat seperti kalian...
Maafkan semua kesalahanku
Maafkan jika kesalah pahaman membuat ada benci diantara kita
Maaf... maaf... ,maaf ...
Hanya itu yang bisa ku ucap .... sebagai manusia yang tak lepas dari salah
Terima kasih atas semuanya, terima kasih menjadi sobat terbaikku... Dari kalianlah aku tahu dan mengerti arti sebuah sahabat.
Sun, 11 juni 2011
By: Erti
Sahabat ...
Kata itu selalu ada dalam hati ini
Selalu tersimpan dalam lubuk hati ini
Bukan hanya sekedar kata
Tapi jauuuuuuh lebih dari itu
Ku anggap kalian lebih dari saudara
Jika saja perpisahan membuat kita jauh
Membuat kita seakan tak seakrab dulu
Tak ada yang perlu disalahkan
Waktu dan keadaan yang membuat jadi seperti sekarang ini
Kurangnya kebersamaan membuat kita retak
Membuat kita sedikit jauh
Membuat kita merasa tak saling peduli lagi
Membuat kita merasa seakan di cuekkan ,,, dan di acukan
Tapi... Itu semua salah besar
Yang harus kau tahu ...
Jauh didasar hati yang paling dalam
Aku sayang kalian
Kalian adalah segalanya ...
Dalam duka
Senang,,,
Sedih
Canda dan tawa telah kita lewati bersama
Dan nyatanya tanpa aku sadari kalian selalu ada buatku
Itulah yang membuatku tak akan pernah lupa dengan kalian ....
Walau waktu telah berlalu...
Walau kita tak pernah bersama lagi seperti dulu
Aku tak akan pernah lupa dengan persahabatan kita ....
Sulit dan amat teramat sulit menemukan sosok sahabat seperti kalian...
Maafkan semua kesalahanku
Maafkan jika kesalah pahaman membuat ada benci diantara kita
Maaf... maaf... ,maaf ...
Hanya itu yang bisa ku ucap .... sebagai manusia yang tak lepas dari salah
Terima kasih atas semuanya, terima kasih menjadi sobat terbaikku... Dari kalianlah aku tahu dan mengerti arti sebuah sahabat.
Rabu, 08 Juni 2011
ibu
Puisi Untuk IBU
besar pengorbanan yg Engkau berikan
tak satu’pun langkah’mu yg tak berarti di hidupku
kau keluarkan semua tenaga’mu untuk melahirkan’ku
meski semua yg terbaik telah ku berikan pada’mu
itu semua tak akan bisa menggantikan semua
secoret kata ini, kutuliskan
betapa besar pengorbanan’mu untuk anak’mu
kini aku bisa memahami,
betapa berartinya diri’mu di dunia’ku
tak mampu aku membalas semua pengorbanan’mu
hanya menghormati dan memberi yg terbaik untuk’mu
meski tak besar,
aku terus berusaha untuk bisa membuat diri’mu tersenyum melihat anak’mu
IBU terimakasih, kasih dan pengorbanan’mu akan terus aku ingat.
besar pengorbanan yg Engkau berikan
tak satu’pun langkah’mu yg tak berarti di hidupku
kau keluarkan semua tenaga’mu untuk melahirkan’ku
meski semua yg terbaik telah ku berikan pada’mu
itu semua tak akan bisa menggantikan semua
secoret kata ini, kutuliskan
betapa besar pengorbanan’mu untuk anak’mu
kini aku bisa memahami,
betapa berartinya diri’mu di dunia’ku
tak mampu aku membalas semua pengorbanan’mu
hanya menghormati dan memberi yg terbaik untuk’mu
meski tak besar,
aku terus berusaha untuk bisa membuat diri’mu tersenyum melihat anak’mu
IBU terimakasih, kasih dan pengorbanan’mu akan terus aku ingat.
Selasa, 07 Juni 2011
pengertian bimbingan dan konseling
1. Definisi Bimbingan
Dalam mendefinisikan istilah bimbingan, para ahli bidang bimbingan dan konseling memberikan pengertian yang berbeda-beda. Meskipun demikian, pengertian yang mereka sajikan memiliki satu kesamaan arti bahwa bimbingan merupakan suatu proses pemberian bantuan.
Menurut Abu Ahmadi (1991: 1), bahwa bimbingan adalah bantuan yang diberikan kepada individu (peserta didik) agar dengan potensi yang dimiliki mampu mengembangkan diri secara optimal dengan jalan memahami diri, memahami lingkungan, mengatasi hambatan guna menentukan rencana masa depan yang lebih baik. Hal senada juga dikemukakan oleh Prayitno dan Erman Amti (2004: 99), Bimbingan adalah proses pemberian bantuan yang dilakukan oleh orang yang ahli kepada seseorang atau beberapa orang individu, baik anak-anak, remaja, atau orang dewasa; agar orang yang dibimbing dapat mengembangkan kemampuan dirinya sendiri dan mandiri dengan memanfaatkan kekuatan individu dan sarana yang ada dan dapat dikembangkan berdasarkan norma-norma yang berlaku.
Sementara Bimo Walgito (2004: 4-5), mendefinisikan bahwa bimbingan adalah bantuan atau pertolongan yang diberikan kepada individu atau sekumpulan individu dalam menghindari atau mengatasi kesulitan-kesulitan hidupnya, agar individu dapat mencapai kesejahteraan dalam kehidupannya. Chiskolm dalam McDaniel, dalam Prayitno dan Erman Amti (1994: 94), mengungkapkan bahwa bimbingan diadakan dalam rangka membantu setiap individu untuk lebih mengenali berbagai informasi tentang dirinya sendiri.
2. Definisi Konseling
Konseling adalah hubungan pribadi yang dilakukan secara tatap muka antarab dua orang dalam mana konselor melalui hubungan itu dengan kemampuan-kemampuan khusus yang dimilikinya, menyediakan situasi belajar. Dalam hal ini konseli dibantu untuk memahami diri sendiri, keadaannya sekarang, dan kemungkinan keadaannya masa depan yang dapat ia ciptakan dengan menggunakan potensi yang dimilikinya, demi untuk kesejahteraan pribadi maupun masyarakat. Lebih lanjut konseli dapat belajar bagaimana memecahkan masalah-masalah dan menemukan kebutuhan-kebutuhan yang akan datang. (Tolbert, dalam Prayitno 2004 : 101).
Jones (Insano, 2004 : 11) menyebutkan bahwa konseling merupakan suatu hubungan profesional antara seorang konselor yang terlatih dengan klien. Hubungan ini biasanya bersifat individual atau seorang-seorang, meskipun kadang-kadang melibatkan lebih dari dua orang dan dirancang untuk membantu klien memahami dan memperjelas pandangan terhadap ruang lingkup hidupnya, sehingga dapat membuat pilihan yang bermakna bagi dirinya.
Pengertian Bimbingan dan Konseling
Dari semua pendapat di atas dapat dirumuskan dengan singkat bahwa Bimbingan dan Konseling adalah proses pemberian bantuan yang dilakukan melalui wawancara konseling (face to face) oleh seorang ahli (disebut konselor) kepada individu yang sedang mengalami sesuatu masalah (disebut konseli) yang bermuara pada teratasinya masalah yang dihadapi konseli serta dapat memanfaatkan berbagai potensi yang dimiliki dan sarana yang ada, sehingga individu atau kelompok individu itu dapat memahami dirinya sendiri untuk mencapai perkembangan yang optimal, mandiri serta dapat merencanakan masa depan yang lebih baik untuk mencapai kesejahteraan hidup.
Langganan:
Komentar (Atom)

